Latar Belakang untuk Studi “NC”

8 08 2011

Seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi, biasanya akan selalu diiringin oleh peningkatan kebutuhan energi secara signinifikan. Namun, kendala yang dihadapi adalah semakin menipisnya cadangan energi sementara kebutuhan meningkat. Hal tersebut akan memaksa peranan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk terus mengembangan prinsip-prinsip konversi energi secara sederahana, efisien dan optimal, khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan sumber energi yang masih ada. Kemudian, perlu mempertimbangakn peranan dari prinsif-prinsip hukum alam agar digunakan secara  penuh untuk mereduksi kerja peralatan bantu yang jelas-jelas mengkonsumsi energi.

Fenomena sirkulasi alamiah (NC, Natural Circulation) adalah fenomena yang muncul berdasarkan hukum-hukum fisika, dimana sirkulasi yang timbul secara alami tanpa menggunakan alat bantu seperti pompa. Sirkulasi alamiah timbul akibat perbedaan kerapatan fluida dan perbedaan ketinggian, salah satu penyebab terjadinya perbedaan kerapatan adalah perbedaan temperatur[1]. Kurangnya optimalisasi pemanfaatan dari sirkulasi alamiah, khususnya dalam rangka penghematan energi masih dirasakan belum optimal. Sehingga penelitian terkait pemahaman dan pengembangan dari sirkulasi alamiah masih perlu dilakukan.

Beberapa peneliti seperti Vijayan dan Nayak telah mempelajari sistem keuntungan dan tantangan sirkulasi alamiah menggunakan sistem untai atau loop terbuka[2]. Misale, Garibadi dan Ghisi de Bitencourtjuga telah mempelajari sirkulasi alamiah satu phase menggunakan untai kecil[3]. Fenomena sirkulasi alamiah yang belum banyak dipelajari sehingga kurangnya pemahaman dan pengembangan tentang sirkulasi alamiah khususnya laju aliran massa air yang berkaitan dengan perbedaan temperatur dan perbedaan ketinggian. Sehingga penelitian sejenis perlu dikembangkan di Indonesia, selain untuk optimalisasi pemanfaatan energi Nasional juga pengembangan ilmu-ilmu teknik guna membantu memecahkan persoalan krisis energi.

Ref.:

[1] IAEA, Course on Natural Circulation in Water Cooled Nuclear Power Plants ICTP, Trieste, Italy, June 2007.

[2] Vijayan P.K., Nayak A.K., Natural Circulation Systems: Advantages And Challenges, Reactor Engineering Division Bhabha Atomic Research Centre, Mumbai, India, IAEA, Course on Natural Circulation in Water-Cooled Nuclear Power Plants ICTP, Trieste, Italy, 25-29 June, 2007.

[3] Misale M., Garibaldi P., Passos J.C., Ghisi de Bitencourt G., Experiments in a single-phase natural circulation mini-loop, University of Genoa, Genoa, Italy, 2006. 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: