Temporary Single Parent

16 08 2012

Istilah “single parent” atawa orang tua tunggal biasanya berlaku pada suami atau istri yg hidup tanpa pasangannya karena berbagai sebab terjadinya perpisahan, namun juga memiliki anak-anak yang harus di asuh. Sulit membayangkan menjadi menjadi ortu tunggal, dan selama ini my wife always beside me untuk “mengasuh” anak-anak (ada 4 anak kami). Namun, beberapa hari ke depan selama seminggu saya akan merasakan hidup sebagai ortu tunggal, dikarenakan istri saya akan bepergian ke luar negeri tanpa saya dan anaka-anak alias mandiri. Rupanya ini mungkin bales dendam istri saya yang hampir setiap tahunnya saya tinggal ke luar negeri untuk urusan riset ataupun studi, dulu selama 6 bulan pernah ketika anak kami masih satu orang. Kemudian 2-3 bulan, sepuluh hari, seminggu dan beberapa hari. Gak kebayang tuh, gimana istri saya ngurus anak-anak saya sedang ke luar negeri, maklum anak-anak kan rada2 mirip babenye, rada susah diatur.

 Kenapa istri saya bisa pergi ke luar negeri selama seminggu, panjang ceritanya.  Di awali dengan saya studi lanjut untuk s3 pada September 2009, yang otomatis segala tunjangan kerja saya dicabut dan meski ada beasiswa bulan tetep masih minus (hehehe, curhat dikit akh). Nah, istri berinisiatif untuk nyari tambahan karena minus tadi itu. Rupanya ada bisnis MLM yg sifatnya on-line, alias gak perlu ke pelanggang nemuin face to face, cukup di depan computer dan internetan. Yang dibutuhkan mesin fax sama printer scan, jadi deh itu usaha dengan di awali bonus bulan hanya seratus ribuan dengan modal daftar 37 rebuan deh. Singkat cerita, setelah beberapa tahun (2012 ini) posisinya di itu bisnis produk kosmetik dari Sweden dah jadi Gold Director (disingkat GD), keren juga kedengerannya GD gethuu, tapi jangan bayangin kayak direktur lainnya hehehehe. Nah, tahun ini dia dapet tiket dan akomodasi gratis ke Stockholm, Swedia untuk pelesiran dan ada semacam training kali ya, selama seminggu (termasuk perjalanan). Ternyata pula tanggal berangkatnya, hari raya Idul Fitri ke-2, yaitu hari Senin tanggal 20 Agustus 2012 dan baru kembali hari Minggu 26 Agustus 2012. Istri berangkat dengan penerbangan Luthfansa dan transit di Munich, Germany sebelum ke Stockholm, Swedia. Nah ini dia, akhirnya saya jadi ortu tunggal sementara (temporary single parent), dan ini jadi pengalaman pertaman saya seumur-umur ngasuh 4 anak tanpa istri tercinta. Tapi, saya rada curang dikit, karena kebetulan ada ibu kandung saya yang sedang tinggal di rumah saya, jadinya gak begitu puyeng2 amat nantinya (ngandelin nyokap).

Semoga saja perjalan istri saya kali ini akan memberikan yang terbaik untuk keluarga kami, istri belajar bagaimana rasanya berlibur tanpa keluarga dan saya belajar mengasuh anak-anak tanpa istri yang tentunya diharapkan akan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga kami. Mohon doanya teman-teman, agar istri saya dapat kembali dengan selamat dan perjalanannya lancer dan aman.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: