Surat dari sahabatku Ai Melani buat pak SBY

23 08 2010

Daejeon, 09 Juli 2010

Kepada Yth
Presiden RI
Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
PO BOX 9949 Jakarta 10000
Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas Indah No. 2
Desa Nagrag Kec. Gunung Putri
Bogor – 16967

Dengan Hormat,

Perkenalkan, nama saya Ai Melani saya adalah mahasiswa pasca sarjana Korea Advanced Institute of Science and Technology jurusan Teknik Nuklir.

Adapun maksud saya menulis surat ini adalah Saya ingin mempertanyakan kebijakan energi yang bapak gulirkan dan saya baca di detikfinance.com tertanggal 18 Juni 2010, bahwa RI belum berniat membangun PLTN.
Saya menyayangkan pernyataan Bapak tersebut, mengingat beberapa pemerintah daerah telah menyatakan kesediaan wilayahnya untuk dibagun PLTN di wilayahnya sebutlah Gubernur Bangka Belitung, Gubernur Kalimantan timur, gubernur gorontalo. Hal ini menunjukkan bahwa PLTN bukanlah hal yang ditolak di bumi Indonesia, seperti yang bapak sampaikan.

PLTN menjadi sebuah keniscayaan bagi Indonesia, jika Negara kita ingin maju baik secara ekonomi, infrastruktrur dan teknologi, karena untuk maju kita memerlukan energy yang tersedia 24jam sehari dan 365 hari, dan ini hanya bisa dipenuhi oleh energy yang berbasis dasar seperti energi nuklir.

Persiapan pembangunan nuklir untuk tujuan damai pun yang telah dipersiapkan oleh Presiden Soekarno sampai Presiden Megawati baik SDM, perangkat hukum, kelembagaan dan berbagai fasilitas Iptek nuklir lainnya, kemudian telah Bapak tindaklanjuti dengan beberapa perangkat hukum antara lain Peraturan Presiden No 5 tahun 2006, dan Undang No 17 tahun 2007 serta dukungan politik DPR dan dukungan teknis IAEA, maka tidak ada lagi alasan apapun untuk menunda pembangunan PLTN.

Indonesia dari sisi persiapan sudahlah siap jika dibanding Negara seperti Uni Emirat Arab yang tahun 2009 menandatangani kontrak pembangunan PLTNnya dengan korea selatan. Indonesia dari sisi persiapan sudahlah siap jika kita bandingkan dengan Vietnam yang tahun 2010 ini menandatangani kontrak pembangunan PLTNnya dengan rusia.

Indonesia bisa dinyatakan siap juga, mengingat kita telah mengoperasikan reaktor riset lebih dari 48 tahun. Dan seluruhnya dinyatakan aman dan selamat beroperasi.
Oleh karena itu menimbang:
1.Telah tersedianya wilayah untuk pembangunan PLTN
2.Telah terbukti bahwa pengoperasian reactor riset terbilang aman dan selamat
3.Telah tersedianya SDM yang mencukupi secara kapabilitas dan kapasitas secara intelektual
4.Telah tersedianya badan pengawas dan pelaksana teknis dengan perangkat peraturan dan petunjuk teknisnya

Saya meminta Bapak untuk mengeluarkan instruksi presiden yang menyatakan bahwa Indonesia GO NUKLIR mulai tahun 2010 dan mulai melaksanakan pembangunan PLTN untuk siap beroperasi mulai tahun 2017 sebagaimana direncanakan. Serta menganulir pernyataan Bapak di Detik finance tersebut diatas.

Demikian, atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih,
Hormat Saya,

Ai Melani
Mahasiswa Pasca Sarjana Korea Advanced Institute of Science and Technology

suber/link: http://www.facebook.com/?ref=home#!/note.php?note_id=416037478330

Fotonya Ai:


Aksi

Information

2 responses

24 08 2010
Bapak Pres RI

dear
mrs ai
di tempat

Menanggapi surat yang anda kirimkan, sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas surat pengaduan tersebut.

Dengan sangat menyesal, hingga saat ini saya masih belum bisa berkomentar banyak karena berbagai tugas kenegarawanan yang diemban enggan untuk diceritakan. Namun, jangan kuatir. Saya telah menyerahkan permasalahan ini kepada para pakar pembangunan negara dan ahli tenaga nuklir yang turut berperan dalam pengambilan keputusan.

Saya harap anda sabar menunggu dan terus mendukung langkah-langkah pemerintah khususnya dalam pembangunan PLTN di Indonesia.

Terima kasih.

Sun Sayang,

Bapak Pers eh Pres RI

24 08 2010
juarsa

Terimaksih Mew, sudah menjadi priseden yg perhatian banget. Sun sayang juga deh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: